7-Eleven Dikabarkan Akan Segera Menjual Aset-Asetnya Untuk Menutupi Hutang
Medinesia.com - Perseroan Terbatas Modern Internasional Tbk
(MDRN) dikabarkan akan segera menjual sebagian aset dari perusahaan untuk menutupi
kerugian dan membayar utang kepada kreditur akibat ditutupnya seluruh
gerai 7-Eleven pada akhir Juni 2017.
Direktur Modern Internasional Chandra Wijaya mengatakan, aset yang
akan dijual dalam bentuk tanah dan bangunan yang telah dimiliki
perusahaan dalam jangka waktu yang lama. "Kami akan jual aset yang tidak digunakan, kami punya aset-aset yang
tidak produktif dari Fujifilm yang diperoleh 20-30 tahun yang
lalu, market value tinggi, tetapi nilai pembukuannya kecil," jelas
Chandra saat konfrenai pers di Jakarta.
Chandra menambahkan, selain untuk keperluan membayar utang, penjualan
aset juga dilakukan untuk menambah modal kerja perusahaan, dan juga
mengembangkan lini bisnis perusahaan lainnya seperti alat kesehatan
hingga mesin foto copy. Direktur Keuangan Modern Internasional Donny Susanto menegaskan,
pihaknya tengah melakukan penghitungan terhadap aset yang dimiliki
perseroan berupa tanah dan bangunan "Saat ini aset yang ada kami akan gunakan utilisasi bisnis yang ada.
Kami akan menjual aset yang tidak digunakan untuk mengembangkan bisnis.
Kami lakukan itu juga untuk kewajiban terhadap pegawai," jelasnya.
Manajemen 7-Eleven mengakui, ekspansi bisnis 7-Eleven dilakukan
terlalu cepat dengan dana pinjaman dan membuat pembayaran bunga dan
pinjaman mengganggu arus kas perusahaan. "Bila seluruh kewajiban selesai, manajemen akan memikirkan kembali potensi bisnis lain yang dapat dilakukan," jelas Chandra. Pada kuartal I 2017, perusahaan mencatat rugi bersih sebesar Rp 447
miliar dari sebelumnya Rp 21,31 miliar. Sementara, penjualan bersih
turun menjadi Rp 138,62 miliar dari sebelumnya Rp 220,66 miliar.

0 Response to "7-Eleven Dikabarkan Akan Segera Menjual Aset-Asetnya Untuk Menutupi Hutang"
Post a Comment