Bolehkan Tentara dan Polisi Berpolitik? Ini Kata Ibu Megawati
Medinesia.com - Mantan Presiden Indonesia Ibu Megawati Soekarno Putri memberikan pembekalan kepada ratusan calon perwira tentara nasional indonesia di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. Ibu Mega, sapaan akrab Megawati, sempat beberapa kali menyinggung perihal keterlibatan
TNI dengan politik.
Ibu Megawati menegaskan, dirinya tidak setuju jika
anggota TNI terjun ke dalam dunia politik. "Saya selalu ditanya, bolehkah militer dan kepolisian berpolitik?," kata Mega. "No (tidak boleh)," sambung dia. Adapun alasannya, menurut Mega, keberadaan TNI sudah cukup istimewa. "Mereka sebagai warga bangsa sudah eksklusif, diberi senjata oleh negara," kata Mega. Hal ini, kata Mega, jelas berbeda dengan warga sipil, termasuk dirinya.
"Saya memangnya boleh bawa pistol? Mesti pakai izin, kalau enggak, ditangkap," tutur Mega. Namun demikian, lanjut Mega, anggota TNI tetap perlu mempelajari
politik. Sehingga, tidak terombang-ambin menghadapi situasi politik. "Kalian boleh mempunyai pengetahuan piolitik tapi tidak boleh berpolitik," kata dia. Mega juga mengingatkan agar TNI melaksanakan perintah Presiden. Sebab, Presiden merupakan panglima tertinggi. "Kalau Presiden amanatkan bersatu, ya kita harus bersatu," ujar Ketua Umum PDI-P tersebut.

0 Response to "Bolehkan Tentara dan Polisi Berpolitik? Ini Kata Ibu Megawati"
Post a Comment